Gambar sketsa sebelum desain CAD


Tulisan kali ini akan mengulas tentang sketsa. Sketsa itu bisa dilakukan oleh siapa saja walaupun tidak memiliki dasar kemampuan menggambar. Semua orang dengan berbagai macam dasar pengetahuan ilmu bisa menuangkan ide dalam bentuk sketsa-sketsa informatif.

Seberapa penting sih mebuat sketsa ?
sangat penting sekali untuk setiap orang yang mempunyai gagasan, apapun gagasannya. Dalam buku “the elegant solution” karangan Matthew E. May ada bab yang membahas tentang “belajar melihat” dan “Berpikirlah dalam gambar”. dibab itu dijelaskan tentang pentingnya untuk melihat suatu masalah sejujur jujurnya dan menuangkan ide-ide inovasi pemecahannya dalam bentuk gambar-gambar visual. Semua coretan visual baik dalam bentuk grafik, sketsa, gambar teknik, ataupun hanya coretan garis akan menjembatani ide anda dengan tindakan. Gambaran visual lebih menggambarkan daripada poin-poin tulisan, dan yang terpenting secara psikologis akan mendorong pemilik gagasan untuk antusias bertindak.

lalu bagaimana memulainya untuk menuangkan gagasan dalam sketsa?
Cara yang terbaik adalah “just do it”. Ya…. buatlah sketsa pertamamu, dan kamu akan ketagihan untuk mencoret sketsa karyamu.

Apa saja yang perlu diperhatikan dalam membuat sketsa?
Menurut pandanganku paling tidak ada beberpa hal yang harus kita per hatikan dalam membuat sketsa. Beberapa hal penting dalam sketsa antara lain :

1. Kedekatan bentuk dengan sketsa

Tidak perlu presisi memang, tapi harus mampu menggambarkan ide kita. Jika gagasan ide kita tentang rancangan alat maka posisi sudut, posisi radius, posisi komponen yang ingin diletakkan, bentuk kasar benda yang ingin dibuat dan sebagainya harus dibuat sedetail mungkin. Jika berupa gagasan langkah kerja, maka urutan bagan aliran yang harus dikerjakan harus dibuat selengkap mungkin hingga bagian langkah terkecil dalam bentuk bagan alir dan urutan. Sketsa tidak harus bagus, karena itu baru coretan tangan tentang ide kita tapi yang terpenting adalah ide kita harus tergambar dan terbaca jelas di dalam sketsa.

2. Menjelaskan ide dengan keterangan

Memberikan keterangan yang diperlukan dalam sketsa agar mudah dibaca. Contohnya besar sudur, radius, panjang, lebar, posisi koordinat dan lain-lain. Tidak harus mendetail tetapi dekali lagi harus bisa menceritakan ide-ide kita. Atau pentingnya memberikan keterangan arah panah pada diagram alir.

3. Simpan sketsa anda

Ya…… gagasan kita setiap menit bisa berubah, maka simpan sketsa coretan anda dilengkapi dengan tanggal agar anda mempunyai ingatan tertulis tentang ide sebelumnya. Karena biasanya untuk suatu gagasan, kita bisa membuat 2 atau lebih sketsa. Jika semua gagasan sudah di “sketsakan”, kita tinggal memilih dan menyempurnakan sketsa hasil. Paling tidak simpanlah coretan sketsa hingga gagasan final sudah didapatkan.

Berikut contoh-contoh sketsa yang pernah di buat.
1. Desain Rain Collector pada Lampu Kota


gambar a. Coretan awal desain


gambar b. Di edit dengan CAD (Computer Aided Design) dengan ukuran real

2. Coretan Sketsa Rumah Tenda

gambar a. gambar sketsa kasar berisi keterangan detail


gambar b. Di edit di CAD dengan berupa gambar teknik untuk di produksi di bengkel


gambar c. Ketika dibuat di bengkel dengan beberapa penyesuaian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s