Nulis iseng seputar merokok


siapa ngelarang merokok?? hayo…..!!!

tidak untuk rokok

Tulisan ini iseng ditulis buat menuangkan pikiran tentang rokok. Rokok itu kalo saya bilang, benda paling sukses yang didesain oleh manusia untuk digemari. Dari data yang bisa saya baca (http://forum.detik.com/sejarah-rokok-t127334.html?p=11552610), Rokok itu bermula dari suku bangsa Indian di Amerika yang merokok untuk keperluan memuja dewa atau roh. Lalu pada abad 16 ketika penjelajah menemukan Amerika, mereka mencoba coba alat yang didesain oleh bangsa Indian itu dan akhirnya menyebar ke kalangan bangsawan Eropa. Lalu pada abad 17 para pedagang Spanyol menjajakannya ke Turki dan segera menyebar ke Negara-Negara Islam. Di jawa sendiri mitos tentang rokok yang terkenal berasal dari Kudus, yaitu ketika H. Djamari menemukan suatu “penemuan” rokok obat yang jika dihisap terdengar suara kretek sehingga sampai sekarang di kenal dengan rokok kretek.

Apakah merokok itu berdosa…..? pernah pertanyaan itu terlontar dari seorang kawan. dan saya pikir berat juga nih pertanyaan…..!. Saya keder juga sebagai seorang perokok pasif saya punya paman dan keluarga yang perokok aktif, saya juga takut menyinggung perasaan kawan-kawan yang merokok aktif. Jadi saya ingin menjawab dengan se “halus-halusnya” Sebenarnya banyak rintangan dan tantangan buat perokok aktif diantaranya :

1. Fatwa haram dari sebagian Ulama di Indonesia

Geger juga waktu ada berita kabar tentang hal ini merebak di berita. Ada yang langsung bersikap responsif, dengan menduga adanya sisipan politik dan dasar kepentingan lain yang tak ingin saya utarakan disini.hehehe. Lalu ada yang mempertanyakan dasar hukumnya apa? memang ada nash Al Qur’an dan hadist yang terang menerangkan haram nya rokok? itu ditanyakan sebagian rekan saya. Saya sih agak cuek terhadap fatwa ini karena saya bukan perokok aktif, tetapi sebagai umat muslim yang menghormati ulamnya saya lebih bersikap lembut, walaupun sikap saya tidak akan ada artinya dibandingkan tokoh-tokoh besar dan ulama besar yang berpengaruh di negara ini. Paling tidak saya berharap dengan sikap lembut umat muslim seperti saya, dapat menghindarkan diri dari perpecahan akibat silang pendapat yang meruncing akibat masalah fatwa rokok haram ini di tengah umat dan sikap lembut itu lebih elegan, karena agama ini sangat menganjurkan untuk tidak berpecah belah sesama muslim. Yang kedua saya ingin mengedepankan sikap menghormati kepada ulama-ulama kami, memandang seluruh perkataanya dan mengambil sebagian atau seluruh anjuran sebagai nasehat dan peringatan bagi saya selaku umat islam. Adapun perbedaan pendapat diantara mereka bisa diterima sebagai suatu perbedaan ilmiah yang didasarkan oleh nash-nash Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahih kecuali untuk hal-hal diluar akidah dasar islam dan saya berharap dapat mengambil satu pendapat dari beberapa pendapat yang sedang diperselisihkan dibawah bimbingan guru yang terpercaya dan menghormati pendapat yang lain selama pendapat tersebut tidak bertentangan dengan akidah dasar tauhid.

2. Merokok dapat menyebabkan kanker, gangguan pernapasan, impotensi, penyakit jantung dan banyak penyakit lainnya

Himbauan Itu sering kita dengar dan malah ada di bungkus rokok. Tetapi siapa yang perduli? hehehehe…. mulai tukang las keliling sampai kalangan berpendidikan tinggi jika sudah memegang rokok maka apa yang bisa menghentikannya kecuali niat yang kuat untuk berhenti. Dan hebatnya orang Indonesia tidak mempan diatkut-takuti dengan peringatan penyakit seperti itu….. melawan penjajah aja kita rela berkorban darah, apalagi melawan resiko merokok (tuing…tuing…tuing…). Tapi ada saran dari kawan kita yang profesinya di bidang kesehatan, Jika peringatan itu berdasarkan kajian akademis yang nyata, maka hendaknya itu bisa menjadi peringatan untuk diri kita masing-masing karena pun agama ini memberikan tuntunan agar menghindari hal-hal yang membawa keburukan dan mudhorot bagi diri kita.

3. Ongkos yang ditanggung negara lebih besar daripada sumbangsih cukai rokok.

Tetapi siapa yang menyangkal bahwa cukai rokok itu sangat signifikan pada APBN. Bahkan siapa yang bakal gk pernah tau tentang program-program CSR rokok seperti Beasiswa dari produsen rokok terkenal, Aksi penghijaun sepanjang Pantura, dan kegiatan-kegiatan CSR populis lain yang memikat para perokok newbie dan melekatkan merk rokok bagi para pecinta rokok. Banyak sekali sumbangsih dari rokok buat negara. Cuman, sebagai warga negara kita juga harus siap dengan kartu Askes dan Jamsostek kita jika nanti ada apa-apa dengan paru-paru kita…… hehehehehe.

Analisa sebab mengapa rokok begitu memikat dari sisi desain rokok:

rokok

Pertimbangan buat para perokok:

Ini adalah alasan klasik untuk mengurangi aktivitas merokok yaitu :
1. Nikotin : Zat aditif tembakau yang memberi efect relax pada tubuh ternyata membawa efek samping membawa ketergantungan pada tubuh karena nikotin dapat diserap dalam darah dan menghasilkan neurotransmitter ke otak yang mempengaruhi kinerja fungsi tubuh.

2. Tar : Terkandung dalam asap yang dihasilkan rokok berupa substansi tebal dan lengket serta menempel pada rambut-rambut kecil paru-paru.

3. dan bahan berbahaya lain seperti sianida, benzene, camium, metanol, asetilena, amonia, dan formaldehida yang bisa terkandung dalam rokok.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s