Fenomena Steve Jobs dan dan Seorang Dennis Ritchie


Ketika Steve Jobs meninggal dunia, beritanya menggema dimana-mana. Televisi, koran, majalah, dan tentu saja sosial media seperti facebook dan twiter ramai membincangkannya. Tentu saja Steve Jobs sangat dikenal orang melalui produknya dengan label Apple yang terkenal mahal dan berkelas. Orang yang belum pernah memiliki Max, I-pad, I-phone mungkin akan selalu bermimpi untuk memilikinya. Harga produk dengan label Apple sebanding dengan inovasi yang selalu selangkah di depan dibanding kompetitor-kompetitor pabrikan lainnya dan selalu menjadi tren. Tengok saja Max-laptop yang sangat stylish dan punya warna khas putih dengan logo apple di casing monitor nya tersebut hampir selalu mempunyai body casing paling tipis di zamannya serta tanpa kipas/fan yang membuat berisik (karena Steve Jobs tak menyukainya). Lalu I-pad dan I-phone yang datang belakangan menawarkan pengalaman yang luar biasa bagi user dalam menjelajah dan terhubung di dunia digital internet lewat sentuhan jari di gagdetnya. Dan jangan lupakan I-pod serupa dengan perpustakaan musik dengan kapasitas melebihi toko musik di swalayan dengan ukuran kantong celana jeans. Ini semua tidak lain karena sentuhan visi pemikiran dan impian seorang Steve Jobs tentang masa depan. Mungkin di zaman dulu itu impian liar tetapi Steve Jobs telah mampu membuktikan lewat produk besutan Apple.

Lalu siapa Dennis Ritchie? Dia terakhir bekerja pada Alcatel – Bell Labs Amerika. dia adalah penemu bahasa C yang membuat dunia komputer berkembang begitu luas saat ini. Pada mulanya bahasa C hanya digunakan untuk program sistem dan jaringan komputer tetapi malah berkembang menjadi bahasa program yang paling populer di jagad raya ini (saya teringat pertama kali belajar bahasa program menggunakan bahasa c dan sangat susah tetapi sangat berguna untuk memahami konsep dasar program). Dari bahasa C lahirlah Unix dan akhirnya menjadi Linux, Operating system open source yang sudah melanglang buana dan didukung oleh banyak komunitas developer open source di jagad raya. Dan bahasa c telah berevolusi menjadi bahasa c++ dan java yang lebih modern dengan konsep Object Oriented Programming yang lebih programmer Friendly. Bahkan produk keluaran Apple yaitu Operating System Max mengikuti bebrapa sistem UNIX untuk pengembangan Mac OS.

Lalu mengapa seorang Dennis Ritchie tidak lebih popular dibanding Steve Jobs, hal ini banyak dipertanyakan ketika pada saat mereka berdua meninggalkan dunia komputer untuk selama-lamanya (wafat), banyak yang merasa berita tentang Steve Jobs lebih banyak di ekspose daripada Dennis Ritchie. tentu saja pernyataan itu tidak sepenuhnya benar (paling tidak menurut saya). Steve Jobs pastilah menjadi orang paling terkenal bahkan idola bagi komunitas pengguna Apple (Mac OS, Ipod, Ipad, dll) sedangkan Dennis Ritchie pastilah lebih terkenal lagi di komunitas opensource seperti komunitas linux, java dan lain-lain. Steve Jobs adalah tipe seorang pengusaha teknologi abad 21 sedangkan Dennis Ritchie lebih cenderung bertipe scientist teknologi komputer, dan mereka berdua sama-sama membentuk industri komputer paling tidak selama 30 tahun terakhir. Steve Jobs sering tampil di panggung dunia teknologi paling tidak 2 kali setahun untuk memperkenalkan produk barunya ke user sedangkan Dennis Ritchie sering mendapatkan penghargaan teknologi atas karya-karyanya. Dan para mahasiswa mengenal Dennis Ritchie di bangku awal kuliah ketika harus belajar bahasa c untuk latihan mengenal program sedangkan steve jobs dikenal oleh para mahasiswa yang sudah menghasilkan uang dengan membeli produk-produk Apple. Jadi tidak sepenuhnya benar jika mereka berdua diperbandingkan. Yang lebih penting bagaimana kita, pemuda Indonesia menjadi salah satu seperti mereka dengan karyanya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s