Sebuah Opini : Review Tentang Software CFD


Saat ini sudah banyak software CFD yang beredar di Indonesia, tetapi ya harganya masih mahal karena mungkin software CFD dibuat khusus untuk memecahkan masalah industri dan memang tingkat kerumitannya tinggi. Tetapi khusus pelajar coba cari versi edukasi nya untuk mendapatkan harga produk yang jauh lebih murah. Biasanya software CAD (Computer Aided Design) sudah menyertakan fitur CFD dalam produknya seperti Autodesk dengan cfddesign dan Solidwork dengan cosmoflow. Atau software lain yang memang dibangun khusus untuk CFD seperti flowscience dan Fluent Ansys. Setiap produk pasti ada kekurangan dan kelebihan, menurut berita dan pengalaman penulis, produk cosmoflow simulation dari Solidwork lebih mudah dan friendly digunakan daripada produk Fluent Ansys karena semuanya sudah serba dilengkapi dengan library dan automatisasi untuk pendefinisan problem, tetapi dalam hal fleksibilitas Fluent Ansys lebih luas dan banyak cakupan problem yang dapat didefinisikan karena user dapat lebih bebas mendefinisikan masalahnya serta lebih banyak fleksibilitas lain. Hampir semua software pasti memiliki teknik tersendiri untuk menggunakannya apalagi software CFD tetapi paling tidak semua software tersebut beroperasi dalam 3 tahapan yaitu :


1. Tahap pra-pengolahan

Tahap ini merupakan tahapan pendefinisian input dari simulasi fluida yang ingin dianalisis. Pemahaman terhadap problem dan teori tentang fluida, pindah panas, dan pindah masa sangat berpengaruh terhadap keberhasilan di tahapan ini. Pada tahapan ini kita akan menentukan computational domain, engineering database, penentuan ukuran meshing, menentukan boundary condition atau kondisi batas, dan menentukan parameter yang ingin dicapai sebagai tujuan kovergen.

2. Tahap pemecahan masalah

Tahap ini merupakan tahap pencarian solusi. Pada tahapan ini semua dilakukan oleh komputer dengan menggunkan algoritma numerik berdasarkan persamaan persamaan kontinuitas 3 dimensi, persamaan Navier-Stokes, dan Persamaan Energi. Pada tahapan ini user tidak perlu repot-repot menghitung, hanya mungkin mengawasi saja proses perhitungan yang dilakukan untuk mengetahui terjadi kesalahan atau tidak. Perhitungan dapat saja terjadi dalam waktu yang lama sebelum mencapai kovergen mengingat proses perhitungannya secara numerik. Sehingga bagi yang lebih expert dapat mencari tahu cara untuk menggunakan paralel computing dalam proses ini untuk membagi beberapa resource komputer dalam melakukan satu perhitungan agar waktu iterasi software dapat lebih cepat. Biasanya software CFD memiliki fasilitas paralel computing seperti yang saya temui dalam Solidwork.

3. Tahap setelah pengolahan

Tahap ini user menganalisa validitas dan akurasi hasil dari tahap pemecahan masalah serta menentukan bagaimana hasil tersebut ditampikan. Tampilan nya dapat berupa gambar geometri, grafik, atau angka hasil iterasi.

flow3d  cfd design            

Itulah 3 tahapan besar dalam penggunaan software CFD. Tetapi walau bagaimanapun juga, software adalah alat. Semuanya bertumpu dari pemahaman kita terhadap konsep dan penguasaan masalah yang akan dianalisa. Selamat berkarya….

Kunjungi juga : Sebuah Opini : Pengantar Mempelajari CFD (Computational Fluid Dynamic) dan Aplikasi Simulasi Pindah Panas dan Massa Fluida Untuk Pertanian

7 thoughts on “Sebuah Opini : Review Tentang Software CFD

  1. salam kenal pak gede,
    saya sedang menyusun proposal tesis dan judul saya terkait dengan “peran air terhadap kenyamana termal” bisa kah, program ini membantu saya untuk menyelesaikan laporan? mohon bimbingannya pak gede

    • Salam kenal juga pak wirya….
      Waduh terus terang, bingung juga saya mau jawabnya… ilmu masih sedikit… tetapi jika membaca topik nya, sepertinya bisa karena berhubungan dengan fluida dan pindah panas.
      Tetapi tentu saja saya tidak tahu bagaimana spesifiknya topik yang akan bapak akan kerjakan untuk penyusunan tesis bapak. Sepengetahuan saya… software ini biasanya, sering dipakai untuk
      aplikasi engineering yang aplikatif, seperti analisis kenyamanan di ruangan seperti rumah atau greenhouse, analisis panas di ruang kompresi mesin, analisis perpipaan atau lain-lain. Untuk melihat contoh projectnya dapat meluncur ke alamat blog nya pak Indra, beliau dosen UI yang ngajari saya CFD dulu :
      http://cfdsof.com/ atau ccitonline.com .semoga membantu….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s