Report “Urban Farming” Project


Ditulisan sebelumnya “Memulai Urban Farming Project”, saya sudah bertekad untuk memulai urban farming project di rumah saya, memanfaatkan pekarangan untuk menanam tanaman organik yang bisa kita konsumsi. Tantangan utamanya adalah, di rumah saya tidak ada pekarangan tanah… Semua bagian sudah di paving dan di lapisi keramik. Jadi gimana caranya ya….? Akhirnya saya jadi “pemulung” botol bekas selama seminggu mengumpulkan botol-botol minuman bekas untuk menjadi tempat media tanamnya. Botol-botol itu digantung di teras depan…. jelek sih memang, tapi ini percobaan awal saja kok…. Saya menanam kangkung karena perawatannya mudah…. benih nya juga tidak terlalu mahal. Benih kangkung itu disemaikan dulu, baru dipindahkan ke botol-botol bekas yang telah disiapkan…..Iseng ya? yup iseng banget, cuma hal ini ternyata menyenangkan. Langkah selanjutnya adalah mendesain tempat media tanam untuk hidroponik…. dan cairan nutrisinya juga harus organik, sekarang juga sedang bereksperimen untuk membuat cairan nutrisi organik menggunakan starter EM4. Yuk berkebun Urban Farming…..

Kangkung 1 mst (minggu setelah tanam)

Kangkung 3 mst (minggu setelah tanam)

One thought on “Report “Urban Farming” Project

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s