Metamorfosa Untuk Jadi Dewasa


Mungkin kamu pernah merasa berbeda dengan orang yang berada di sekelilingmu. Suasana batin, hati dan pikiranmu tak dimengerti oleh orang sekelilingmu. Tatapan mata, tanggapan, komentar mereka menusuk dirimu. Kadang sangat dalam hingga membuatmu sakit hati dan jatuh dalam kebingungan antara mengikuti mereka dan suara hatimu. Lalu langkah mu menjadi berhenti, tetapi pikiranmu penuh dengan peperangan. Saat-saat berat itu entah dialami oleh seorang remaja, pemuda tanggung, orang dewasa, ataupun para orang tua. Mungkin ini yang aku sebut dengan gejolak. Riak-riak kehidupan ini memaksa kita untuk bersikap dan mengambil pelajaran. Berhentinya langkah membuat kita merenung. Mungkin langkah-langkah sebelumnya itu penuh dosa dan nista. Pikiran kita berperang untuk menentukan tujuan langkah kita setelahnya. Ya, saat itu akan ada metamorfosa untuk menjadi lebih dewasa. Tetapi pastikan bahwa kamu tak selamanya ada di pusaran kekalutan itu. Dan mendekatlah pada sebagian orang berilmu, para alim ulama yang Alloh ridhoi. Dan ingatlah untuk tidak berputus asa terhadap semua asa yang ada di depan kita. Ingatlah ada Alloh yang menciptakanmu, menentukan takdirmu dan juga  memerintahkanmu untuk berusaha.

مَآ    أَصَابَ    مِن    مُّصِيبَةٍ    فِى    الْأَرْضِ    وَلَا    فِىٓ    أَنفُسِكُمْ    إِلَّا    فِى    كِتٰبٍ    مِّن    قَبْلِ    أَن    نَّبْرَأَهَآ    ۚ

  إِنَّ    ذٰلِكَ    عَلَى    اللَّـهِ    يَسِيرٌ

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah (Al Hadid : 22)

لَا    يُكَلِّفُ    اللَّـهُ    نَفْسًا    إِلَّا    وُسْعَهَا    ۚ    لَهَا    مَا    كَسَبَتْ    وَعَلَيْهَا   مَا    اكْتَسَبَتْ

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya (Al Baqoroh : 286).
 

 وَلَا    تَا۟يْـَٔسُوا۟    مِن    رَّوْحِ    اللَّـهِ    ۖ    إِنَّهُۥ    لَا    يَا۟يْـَٔسُ    مِن    رَّوْحِ    اللَّـهِ    إِلَّا    الْقَوْمُ    الْكٰفِرُونَ    ﴿يوسف:٨٧…..

jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir (Yusuf : 87)

Teruslah mendekat kepada Alloh, karena kehawatiranku bahwa hati dan pikiranmu terombang ambing dipenuhi syaitan karena perbuatan dosamu yang banyak. Beramal soleh, dan bertobat…. Lalu pasrahlah dan minta petunjuk kepada Alloh.

الَّذِينَ    ءَامَنُوا۟    وَتَطْمَئِنُّ    قُلُوبُهُم    بِذِكْرِ    اللَّـهِ    ۗ    أَلَا    بِذِكْرِ    اللَّـهِ   تَطْمَئِنُّ    الْقُلُوبُ    ﴿الرعد:٢٨

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram (Ar Ra’du : 28)
 

Ditulis untuk mengingatkan diri sendiri.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s