Jalanan besar di Kota Madiun


Saya sedang membuka foto-foto lama di kamera saya, dan menemukan foto – foto lama perjalanan saya ketika pergi ke Madiun. Sampai saat ini travelling saya cuman seputar pulau jawa saja. Tetapi melalui latihan membuat catatan perjalanan ini, saya harap bisa mengasah tulisan biar lebih oke dan bersiap untuk catatan perjalanan luar jawa ataupun luar negeri. Langsung aja, check this out

DSCN0750Jalanan di kota madiun sangat lah lebar. Lapang sekali untuk kota Madiun. Tetapi entah mengapa saat saya berkunjung ke kota ini, saya merasa kota ini sangat sepi dan hening dengan jalan raya seluas 6 lajur mobil. Apakah ini disebabkan saya berkunjung dan menginap di kota ini pada weekend? entahlah, tetapi yang jelas di kota ini serasa hening dan hanya sedikit aktivitas ekonomi yang terlihat.

DSCN0776 Selain itu di Madiun, saya sering menjumpai monumen atau tugu. Ada yang mungkin tugu selamat datang, tugupenanda batas, monumen hijau, ataupun monumen kereta api. Tetapi yang jelas sih membuat kota tampak indah. Ditambah lagi kota ini sangatlah sepi dan hening. Pokoknya kota ini cocok untuk yang menyukai ketenangan.

DSCN0756

DSCN0782DSCN0754

Hanya saja karena terlalu sepi sehingga sulit sekali untuk menjumpai angkutan kota entah bemo, bis kota, ataupun mini bus di Kota madiun. Yang sering dijumpai adalah becak. Ya, saya beberapa kali ditawari becak oleh para bapak-bapak di jalanan padahal mata saya selalu celingak celinguk di jalan raya yang sepi sambil berharap ada bis kota atau jenis angkutan kota lain yang lewat.

DSCN0762

DSCN0766Di Madiun paling tidak terdapat 2 pabrik gula besar milik PTPN X. Salah satunya terlihat di gambar di samping. Pabrik gula tersebut dengan gagah berdiri di pinggir jalan besar kota Madiun. Memang di sekeliling kota Madiun, kita akan sering menjumpai pabrik tebu yang luas-luas petakannya.

DSCN0772 Pada saat saya berkunjung kesana, ternyata sedang diadakan pesta rakyat untuk menyambut musim tanam tebu yang baru. Biasanya akan diadakan pasar rakyat, panggung hiburan, dan ritual-ritual yang berbau kejawen untuk menyambut musim tanam itu. Itulah sekilas pandang saya terhadap kota ini.

2 thoughts on “Jalanan besar di Kota Madiun

  1. Benarkah madiun kotanya sepi dari aktivitas ekonominya, lalu lintasnya, terus julukan sbg kota GADIS(Perdagangan, Pendidikan & Industri) berarti hanyalah slogan doank, realitasnya gak ada, wah wah wah wah……. Pdahal madiun merupakan kota menengah, gimana dgn kondisi kota2 kecil laenya seperti Blora, Pacitan, Bondowoso, Trenggalek, Magetan dll, sepi bin lengang n senyap donk, mengenaskandotkom.

  2. Nggak sepi sepi amat sih sebenarnya, hanya saja pas saya ke sana mungkin memang sedang hari libur mungkin. Jalanan besar nya terasa lengang. Bis-bis sebenarnya ada, tapi yang mengarah ke luar area kota seperti bis ke arah pagotan, seweru, dll. Tapi nyari angkutan umum buat puter-puter kota itu lho…. saya kok nggak nemu. Mall aja saya cuman liat satu… itu pun sebenarnya sebuah supermarket besar.
    Kalo dibandingin Solo, Magelang, dan Ngawi…. Madiun sepertinya kalah ramai derap ekonominya… tapi kalo dibuat sebagai area tempat tinggal, kayaknya sangat nyaman… soalnya kotanya nggak terlalu ramai dan tenang… Salam kenal ya pak Mashadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s