Tips Membeli Komponen Elektronika


Buat para newbie yang mau membeli komponen elektronika (contoh : transistor, resistor, kapasitor, ic, mikrokontroler, dan lain-lain), berikut ini saya beri sedikit tips-tips. Jika beberapa tips dianngap konyol, maka abaikan saja.

  1. Persiapkan komponen apa saja yang mau dibeli. Mungkin untuk transistor dan ic, karena banyak sekali macamnya sehingga selalu ada kemungkinan kamu nggak mendapatkan nya walaupun sudah nyari diseluruh toko yang kamu tahu, maka kamu harus siapkan jenis komponen persamaannya.
  2. Jika kamu tidak tahu persamaan komponen tersebut, silahkan tanya abang, kokoh, atau tacik yang jual. Biasanya kalau mereka baik, suka ngasih saran persamaanya berdasarkan jenisnya atau nomor seri depannya. Misalnya diode OA91, terkadang akan dikasih saran menggunakan OA60 karena sama-sama germanium silicon diode. Saran saya sih beli saja kalau harganya murah, tapi jangan banyak-banyak, sesuai kebutuhan. Nanti pas sampai dirumah silahkan cek datasheet komponen nya. Atau dicoba-coba aja berfungsi atau nggak.
  3. Selalu ada kemungkinan mereka salah ngasih saran. Misal transistor tip 30A dan tip 29A itu jarang banget ditemui di Indonesia, biasanya kokoh, tacik, atau si abang akan memberi saran tip 3055 dan tip 2955. Kamu wajib curiga karena ukuran kedua seri tersebut berbeda jauh. yang satu gede yang satu kecil karena dipasitas daya nya berbeda. Dan biasanya sih nggak sesuai (Tapi tergantung juga kebutuhan komponen kamu apa). Jadi kamu harus mengerti komponen yang kamu beli, minimal penampakannya bagaimana.
  4. Jangan pernah berharap kamu dilayani bak seorang raja, apalagi kalau kamu cuma beli 1 sampai 5 biji komponen. Karena biasanya di toko besar, yang beli dalam jumlah banyak itu ngantri. Dan pelayannya juga terbatas karena harus ngitung komponen yang  tergolong kecil itu satu-satu. Tips saya, santai aja, selalu senyum, jangan sotoy, dan sabar aja.
  5. Kalau beli selain komponen tersebut seperti modul mikrokontroller, amplifier, dan sejenisnya sepertinya nggak terlalu masalah. Asal kamu sudah mengerti benar apa yang kamu beli. Biasanya sih toko yang jual barang barang yang sifatnya modul, pelayannya lebih rileks dan santai. Soalnya nggak kalang kabut kayak melayani komponen elektronika yang kecil-kecil. Tapi selalu ingat, untuk cek spesifikasi barang yang sudah kamu beli. Kenapa? karena biasanya komponen yang sudah berbentuk modul itu mahal, sesuaikan dengan kebutuhan daya, tegangan, arus, frekuensi, pin-pin input, dan spesiikasi lainnya. Kalau nggak yakin, coba tanya apa bisa barang tersebut ditukar. just in case saja kalau terjadi apa-apa…

Sekian tips random saya, kalau kurang nanti ditambah lagi…. Nyah-Nyah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s